Sabtu, 23 Oktober 2010

Presentasi Unpad, nyamannya.....

Next, kami melanjutkan perjalanan menuju Gedung Rektorat Universitas Padjajaran Bandung. Namun di tengah perjalanan bus kami, bus 2, mengalami kendala sehingga kami harus berhenti di jalan tol pada sekitar pukul 11.00 WIB. Untunglah, kerusakan tidak terlalu parah sehingga kami dapat kembali melanjutkan perjalanan dan sampai di Gedung Rektorat UNPAD pada sekitar pukul 12.00 WIB.

Di Universitas yang FISIPnya terkenal ini, kami disambut ramah dan langsung disambut di gedung mewah yang katanya untuk wisuda para lulusannya. Dan yang paling asik, kami diberi suguhan berupa beberapa kue dan pengganjal perut. Maklum, kami belum sempat makan siang hari itu. Hehe.. Sampai disana, Kepala Sekolah kita tercinta, Bapak Dedi Sugandi memberikan sambutan sekaligus tujuan diadakannya Wisata Kampus ini kepada tim rektorat bagian Humas UNPAD.

Disana, kami diberikan beberapa materi dan profil Universitas Padjajaran. Bukan hanya sejarahnya, tapi juga banyaknya fakultas disana dan cara untuk masuk kesana. Universitas Padjajaran didirikan pada tahun 1957. Artinya, sudah sekitar 52 tahun umur Universitas ini. Pada kampus pertamanya yang terletak di Jatinangor, pembukaan sekaligus peresmiannya dibuka langsung oleh Presiden Pertama kita, Bapak Ir. Soekarno pada tahun 1957. Dan pada peresmian gedung rektoratnya di Bandung, diresmikan oleh Presiden kita saat ini, yaitu Pak Susilo Bambang Yudhoyono pada tahun 2007 lalu.

Di Universitas Padjajaran terdapat sebanyak 16 Fakultas, yang terdiri dari 11 Fakultas Eksacta dan 5 Fakultas non-Exacta. Jalur masuk ke Universitas Padjajaran ada 3 jalur. Yang pertama, jalur SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) yang diadakan langsung oleh Mendiknas. Yang kedua, ada SMUP (Seleksi Masuk Universitas Padjajaran). Presentase terbanyak penerimaan masuk UNPAD adalah dari jalur SMUP ini. SMUP mulai diadakan semenjak 3 tahun yang lalu. Harga formulir SMUP adalah Rp.350.000,00. Dan jalur terakhir adalah jalur prestasi.

Universitas yang memiliki target menjadi Universitas kelas Internasional pada tahun 2020 ini memiliki budaya menulis yang cukup kuat di benak para Mahasiswanya. Karena di Unpad ini, jikalau ada mahasiswa berhasil membuat artikel di koran dan dengan syarat-syarat lainnya, para Mahasiswa bisa mendapatkan uang tunai. Weish, pentesan semangat nulisnya.

Di Unpad ini, tampaknya ada beberapa siswa yang tertarik untuk menjadi Mahasiswa UNPAD. Terbukti dengan banyaknya pertanyaan yang dilontarkan kepada pemateri. Namun, sayangnya waktu sangat terbatas, sehingga kami harus mengakhiri kunjungan kami disana. Presentasi di gedung rektorat Unpad terasa sangat nyaman. Terbukti, ada beberapa rekan SMA Al-Muttaqin tertidur pulaaas sekali. Sampai pada saat kami bubar, beberapa masih tertidur pulas. Hehe..


Setelah kami selesai melaksanakan kegiatan di Unpad, kami segera mempersiapkan diri untuk menuju Insititut terbaik di Indonesia saat ini, ITB.

0 comments:

Posting Komentar