Sabtu, 23 Oktober 2010

Tujuan Pertama, Bandung..!!!

Di perjalanan, hampir seluruh siswa maupun siswi tertidur pulas. Tiba-tiba kami dibangunkan pada sekitar pukul 04.00 WIB, esok harinya. Kami bertanya-tanya, dimana ini? Oh, ternyata ini adalah tempat pemberhentian kami yang pertama. Masjid Al-Mahdiyyin yang bertempat di daerah Nagreg-Tasik di Bandung. Kami disana untuk melaksanakan Shalat Subuh berjama’ah dan bersiap-siap menuju tujuan selanjutnya. Eh, sedikit cerita nih, waktu sampai disana sekitar jam 4 subuh, ternyata para akhwat sudah banyak yang mandi lo.. Brrr.. Pasti dingin... Saya sendiri mandi di WC Masjid tersebut segera setelah Shalat Subuh berjama’ah. Yach, sekitar pukul 05.00 WIB lah..

Setelah badan segar dan wangi lagi, kami sarapan pagi di dekat sana juga. Sarapannya ala prasmanan. Jadi, buat yang mau nambah 1-2 piring bisa aja. Hehe.. Tapi saya mah nggak. Gak tau deh temen-temen lainnya mah (Peace cuy..!! Hehe..). Yah, setelah selesai makan-makan, saya dan beberapa teman saya tidak mau kehilangan moment mengabadikan suasana pagi yang cerah itu. So, kita foto-foto deh.. Hehe.. Penyakit narsis tampaknya sudah menyebar ke hampir seluruh siswa maupun siswi SMA Al-Muttaqin. Liat kita lagi foto-foto, ada aja yang minta di-foto-in. Dasar..

Setelah puas ber-narsis-ria, rombongan SMA Al-Muttaqin Tasikmalaya beranjak dari Masjid Al-Mahdiyin dan berangkat menuju Kampus IPDN (Institut Pemerintahan Dalam Negeri) Jatinangor.

Kami sebetulnya sampai di Kampus IPDN pada sekitar jam 7
pagi. Namun, tampaknya belum ada izin dari kampus untuk kami bisa melakukan kunjungan kedalamnya. Untunglah, panitia tidak habis akal. Kami dibawa dulu jalan-jalan ke kampus UNPAD yang terletak di dekatnya. Disana kami melakukan tour kampus. Tapi tanpa ada guide, karena ini memang tiba-tiba. Yah, lumayan lah melihat-lihat calon gedung FISIP UNPAD saya. Hehe..

Kami kembali lagi ke Kampus IPDN sekitar pukul 08.00 WIB. Tapi, tetap saja kami dibuat menunggu cukup lama untuk dapat masuk kesana. Yah, akhirnya sambil menunggu izin masuk ke dalam, kami ber-narsis-ria di sekitar gerbang IPDN. Kami sendiri bau masuk ke Kampus IPDN sekitar pukul 08.30 WIB. Di dalam, kami disambut di gedung Graha Wiyata Praja. Di sana adalah gedung untuk pertemuan-pertemuan di IPDN. Di gedung itu, kami diberikan materi-materi tentang IPDN. Kebanyakan yang dibahas disini adalah tentang Sejarah panjang kampus IPDN sebagai kampus tertua di Indonesia ini. Katanya, kampus IPDN ini didirikan semenjak zaman jajahan Belanda, yaitu pada tahun 1920. Tapi, dulu itu namanya bukan IPDN, melainkan OSVIA dan MOSVIA. Pada tahun 1952, Kementrian Dalam Negeri mengadakan kursus dinas C, dan 2 tahun berikutnya kursus tersebut dilaksanakan di 7 tempat lain. Pada tahun 1956, Kursus Dinas C berubah menjadi APDN yang menjadi cikal-bakal kampus IPDN. Pada tahun 1970, APDN diadakan di sekitar 20 wilayah di Indonesia. Tahun 1967, dibuat IIP (Institut Ilmu Pemerintahan) yang berpusat di Malang, Jawa Timur. Namun pada 1972, pusat IIP dipindahkan ke Jakarta. Hingga pada 2004, APDN yang sudah berubah nama menjadi STPDN, dan IIP digabungkan oleh pemerintah dan diberi nama IPDN yang berpusat di Jatinangor. Weish, panjang ya sejarahnya..

Entah saya salah dengar atau apa, tapi yang saya ketahui dari sana, kalau di IPDN itu hanya ada 2 fakultas saja. 2 Fakultas itu adalah Fakultas Politik Pemerintahan dan Fakultas Management Pemerintahan Daerah. Yach, di IPDN sana mungkin terlihat beberapa siswa yang tertarik untuk masuk ke sana. Tapi, saya lebih banyak menemukan siswa yang lebih tertarik untuk…. Tidur. Hehe (peace, kawan-kawan..!!).

2 comments:

Accilong mengatakan...

ckckcckkkk, subjektif nih. heheh..
kali ja merekanya lgi kelelahan. :D

Muhfat Ali mengatakan...

Wah, ini tulisan saya tiga tahun lalu.. kalau dibaca-baca, bener juga ya.. Seolah mendiskriminasi pihak IPDN.. :D
Sori, sori.. Hehehe.. ^^

Posting Komentar