Sabtu, 23 Oktober 2010

UI, Universitas Impianku..!!!

Esok harinya, kami (saya dan teman-teman sekamar saya) kesiangan. Saya baru terbangun pada pukul 05.30 WIB. Itu pun saya yang paling cepat bangunnya. Teman-teman sekamar saya baru Shalat Subuh pada pukul 6 pagi (haha.. Buka kedok nih.. hehe..). Kami menjadi tim sekamar yang ‘paling pagi’ sampai di Masjid untuk tausyah dan pengarahan pagi itu. Kami berangkat menuju kantin UI untuk sarapan pagi pada pukul 07.30 WID (Waktu Indonesia Depok), dan sampai di kantin UI pada pukul 08.30 WID. Sampai disana perut yang sudah tidak bisa diajak kompromi langsung menyambar makanan yang disediakan. Hhh.. Kenyang deh. Kami sempat ber-narsis-ria di depan Asrama UI. Kebetulan disana sedang ada bus kuning. Bus ini dikhususkan bagi seluruh Mahasiswa UI. Gratis. Karena ukuran kampus Depok yang memang sangat-sangat besar, maka UI mengadakan fasilitas bus Kuning, yaitu untuk mengantar mahasiswa untuk pergi dari satu tempat ke tempat lain di UI. Keren yah..? Oh iya, pada tanggal 21 Januari ini ada temen yang Ulang Tahun loh.. Seinget saya ada 3 orang gitu deh.. Selamat Ultah aja ya..!! Hehe..


Kami disambut tim UI di Gedung Balai Sidang UI, yang katanya untuk meresmikan Profesor-profesor UI yang memang terbanyak di Indonesia. Gedung tersebut sangat mewah. Mungkin yang paling menarik diantara ruangan-ruangan untuk menyambut kami dari Universitas lain. Disana kami tidak hanya mendengarkan presentase. Tapi, kami diberi buku pegangan untuk mempermudah memahami presentase tersebut. Namun tidak seperti biasanya, suguhan materi tentang sejarah UI tidak terlalu dibahas disini. Karena, di dalam buku pegangan tersebut sudah ada beberapa suguhan sejarah UI. Jadi, kita tinggal membaca disana. Yang banyak dibahas disini adalah masalah Fakultas dan bagaimana cara masuk UI. Fakultas di University of Indonesia ini ada sebanyak 12 Fakultas. 12 Fakultas ini terbagi atas 3 rumpun. Rumpun pertama adalah rumpun Ilmu Kesehatan, yang terdiri atas Fakultas Kedokteran (FKUI), Fakultas Kedokteran Gigi (FKG), Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), dan Fakultas Ilmu Keperawatan. Rumpun selanjutnya adalah rumpun Ilmu Sains dan Teknologi, yang terdiri dari Fakultas Matematika dan IPA (MIPA), Fakultas Teknik, dan Fakultas Fakultas Ilmu Komputer. Dan terakhir, adalah rumpun Ilmu Sosial dan Humaniora. Rumpun dengan program study terbanyak di UI ini terdiri atas Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi (FEUI), Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Fakultas Psikologi, dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP UI). Sebanyak 10 Fakultas terletak di Kampus UI Depok yang memiliki luas sebesar 320 hektar, dan 2 Fakultas lainnya terletak di Kampus Salemba yang memiliki luas 93.850 m2.

Untuk jalur penerimaan di kampus Universitas Indonesia ada 5 jalur. Jalur pertama adalah SNMPTN. Yaitu jalur penerimaan PTN secara nasional di bulan Juli. Jalur kedua adalah SIMAK UI (Seleksi Masuk Universitas Indonesia). SIMAK UI adalah ujian seleksi bagi calon mahasiswa yang ingin masuk ke Universitas Indonesia. SIMAK UI tahun ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia pada tanggal 1 Maret 2009. Jalur selanjutnya adalah PPKB (Prestasi dan Pemerataan Kesempatan Belajar). Dari jalur ini, kesempatan belajar seorang pelajar ke UI adalah tergantung prestasi yang dicapai SMA si pelajar di UI pada tahun-tahun sebelumnya. Jalur keempat adalah jalur prestasi. Dan jalur terakhir adalah Pembinaan Daerah dan Institusi. Untuk info lebih lanjut tentang penerimaan UI, bisa dilihat langsung di penerimaan@ui.ac.id.

Untuk kesempatan masuk UI bagi orang Tasik, lebih khusus UI memberitahukan agar kita optimis masuk ke UI. Karena, rektor Universitas peringkat 267 dunia yang berarti terbaik di Indonesia saat ini, Prof.Dr. Gumilar berasal dari daerah Tasikmalaya. Setiap ada mahasiswa baru yang berasal dari Tasikmalaya, beliau menyambut langsung dengan mengundang makan bersama beliau. Hal ini membuat semangat para calon Mahasiswa UI dari Tasikmalaya bertingkat dan terbukti, presentase Mahasiswa UI yang berasal dari Tasik terus-menerus bertambah setiap tahunnya. Hebat khan..?

Setelah disuguhi materi yang menarik, kami bernarsis-ria di depan gedung rektorat UI. Sayangnya, gedung tersebut sedang dalam proses renovasi. Jadi nggak maksimal deh pemandangannya. Nah, setelah puas mengabadikan pemandangan di UI, kami mengadakan Tour Kampus. Tapi kali ini menaiki Bus. Karena luas wilayah UI yang tidak memungkinkan kami jalan kaki. Bisa-bisa nggak keburu di Dufan lagi. Hehe..

Kampus Universitas Indonesia ini memiliki berbagai fasilitas. Dan kreatifitasnya tampak sangat menonjol. Pertama, kami diajak melihat Balai Riung sekilas. Disini biasanya diadakan wisuda Mahasiswa dan acara-acara besar lainnya. Di sebelah Balai Riung, ada Danau indah yang disebut dengan Danau Kenanga. Kenapa disebut Danau Kenanga? Karena, di danau ini para Wisudawan dan Wisudawati menikmati saat terakhirnya di UI. So, Danau Kenanga menyimpan banyak kenangan bagi para lulusan UI. Masjid di Universitas ini dinamakan Masjid Ukhuwah Islamiyah. Karena hebatnya arsitektur UI, setiap hari Sabtu-Minggu di kampus ini sering dikunjungi masyarakat sebagai sarana rekreasi. Ich waw…

Lanjut, kami diajak melihat sebuah jembatan yang menurut saya sangat indah dan mencolok. Namanya Jembatan Texas. Wuiihhh.. Tapi ini bukan sembarang nama loh.. Disebut Jembatan Texas karena menghubungkan antara gedung Fakultas Teknik dan Fakultas Sastra. Jadi Texas. Hehe..

Di UI ini ada daerah hutan yang diproyeksikan sebagai daerah hutan kota. Jadi, UI tidak akan membuat gedung apa-pun di daerah ini. Ini merupakan bentuk kepedulian UI terhadap masalah hutan di Indonesia. Oh iya, jalan-jalan di Kampus Universitas Indonesia ini disesuaikan dengan bangunan-bangunan di dalamnya. Ada Jl. Kedokteran Raya, Jl. UKM, dll. Kreatif ya..?

Di UI, selain ada fasilitas Bus Kuning yang mempermudah Mahasiswa menuju gedung kampus, ada juga fasilitas sepeda gratis di UI. Jadi, UI membangun jalan raya bagi sepeda-sepeda tersebut, yang saling berhubungan antara gadumg-gedung di UI. Wah, bisa jadi masukan nih buat pemerintah DKI. Khan selain sehat dan anti-polusi udara, bisa juga sebagai solusi kemacetan. Salut deh buat UI..!!

Setelah puas melihat-lihat fasilitas yang ada di Universitas Indonesia, kami-pun bersiap-siap berangkat menuju Menara 165 ESQ Training Center.

0 comments:

Posting Komentar