Senin, 15 November 2010

Base Camp Anak-Anak Al-Muttaqin..!!



SMA Al-Muttaqin itu adalah salah satu SMA yang gaul di Tasikmalaya. Eits, jangan salah kira dulu. Gaul disini bukan berarti pergaulan yang memiliki makna negatif. Bukan dalam artian pergaulan yang kelewat batas. Gaul bukan berarti nakal. Gaul disini, artinya memiliki wawasan yang luas dan juga memiliki jalinan saudara yang luas. Iya dong, mencari saudara sesama islam itu harus! Bener gak?
Nah, anak-anak SMA Al-Muttaqin juga memiliki tempat-tempat favorit untuk nongkrong. Iya dong, dengan fasilitas yang poll dan juga tempat-tempat yang nyaman untuk dijadikan tempat tongkrongan saat istirahat. Biasanya, pada waktu istirahat tiba, para siswa segera membanjiri tempat-tempat tertentu. Begitupun pada saat pagi hari menjelang bel masuk dan sore hari setelah bel pulang. Mau tau tempat mana aja yang jadi base camp-nya anak-anak Al-Muttaqin? Checkdizout..!

Kantin Om Dahlan

Tempat tongkrongan ini pastinya sudah tidak asing lagi di telinga anak-anak Al-Muttaqin. Tempat ini memang sangat strategis dan nyaman untuk dipakai ngobrol-ngobrol sambil santai dengan teman-teman. Apalagi kita bisa sambil menikmati jajanan-jajanan yang tersedia di sana.
Di kantin ini, ada tiga waktu yang biasanya sangat penuh. Pertama, waktu pagi hari sebelum masuk. Biasanya anak-anak yang tidak sempat sarapan datang ke Kantin Om Dahlan. Di kantin ini biasanya ada roti-roti isi daging yang lumayan untuk ngisi perut. Kedua, waktu istirahat. Ini mah jangan ditanya. Kantin ini akan langsung dipenuhi anak-anak SMP dan SMA. Nah, terakhir itu waktu pulang.
MP

Eits, tenang dulu. MP di sini bukannya Mayasari Plaza. MP yang ini adalah singkatan dari Meja Piket. Ya! Meja Piket memang seringkali dipakai untuk tempat nongkrong anak-anak Al-Muttaqin. Ramainya kapan aja! Seringkali KBM yang diadakan di luar kelas justru diadakan di sini. Guru duduk di kursi MP, siswanya duduk lesehan di lantainya. Tenang aja, lantai di SMA Al-Muttaqin bersih, kok! Hehe.
Kalau waktu istirahat, jangan ditanya. Biasanya anak-anak duduk santai di sini sambil memperhatikan teman-teman lain yang sedang main futsal atau basket di lapangan. Atau sambil ngobrol-ngobrol sama guru. Sering juga dipakai sama anak-anak yang bawa laptop atau netbook untuk memanfaatkan fasilitas hotspot, asyik menyelami dunia maya.
Pagar Dinding Selasar Atas

Maksudnya pagar dinding selasar atas ini adalah pagar-pagar di selasar atas. Biasanya, anak-anak Al-Muttaqin duduk di sana, sambil menikmati pemandangan dari lantai kedua. Di pagar dinding selasar yang dekat sama ruang multimedia, kita bisa melihat pemandangan pegunungan yang menyejukkan. Belum lagi ditambah angin sepoi-sepoi yang selalu melewati tempat-tempat tersebut. Wah, asyik deh!
Tempat ini seringkali digunakan teman-teman Al-Muttaqin yang mau fokus menghafal buat ulangan. Soalnya, tempatnya adem sih! Sering juga mereka bersenda gurau di tempat ini. Beberapa datang sambil membawa makanan jajanan lalu memakannya. Di setiap sudut selasar, kita bisa melihat tempat-tempat sampah. Jadi, setelah makan bisa langsung membuangnya di tempat sampah tanpa harus berjalan jauh-jauh.
Jembatan Cinta
Wow. Di Al-Muttaqin ada jembatan cinta?
Ya, jembatan ini menghubungkan antara ruangan PKn dan ruangan Bahasa Indonesia. Jadi, di antara kedua ruangan itu ada ruangan kosong. Dari selasar, kita bisa melihat proyek pembangunan asrama SMA Al-Muttaqin di arah selatan. Sedangkan kalau kita melihat ke arah utara, kita bisa melihat kegiatan siswa-siswi SMP dan SMA Al-Muttaqin di tiga lapangan Al-Muttaqin.
Tempat ini biasanya dipakai nongkrong anak-anak sambil menunggu guru datang ke ruangan kelas. Di tempat ini, sirkulasi angin sangat terasa. Selalu saja sejuk. Karena jalurnya juga kosong. Dari utara ke selatan atau sebaliknya, angin bisa dengan mudah melewatinya. Merenung di tempat ini suka dapat inspirasi tiba-tiba! Coba aja deh! Hehe..
Warung Bi Oot

Nah, ini dia tempat favorit banyak anak untuk nongkrong. Selain bisa menikmati jajanan-jajanan yang murah meriah di sana, kita juga bisa ngobrol-ngobrol disana. Tempat ini terbilang sangat nyaman, karena sudah disediakan meja dan kursi-kursi khusus bagi pembeli. Banyak juga siswa-siswi lain yang sengaja membawa jatah makan siang mereka untuk dimakan di tempat ini.
Oh iya. Sekarang di Warung Bi Oot ini sudah ada fasilitas Televisi. Hehe. Jadi selain bisa ngobrol-ngobrol dan menikmati jajanan di sana, kita juga bisa sambil menyaksikan acara-acara di Televisi. Asik khan?
Depan Ruang OSIS

Tempat ini sangat sering dijadikan tempat nongkrong anak-anak. Mulai dari pagi hari hingga sore harinya, tempat ini sangat jarang kosong. Pagi hari, anak-anak sudah siap sedia di sana ngobrol-ngobrol sambil menunggu teman-temannya datang. Pada saat istirahat, tempat ini penuh sama anak-anak yang nongkrong di sana. Tidak sedikit yang membawa gitar dan memainkannya di sana. Orang-orang yang lewat juga tidak jarang memperhatikan. Oleh karena itu, Kementerian Kesenian dan Kebudayaan OSIS akan menjadikan tempat ini menjadi Pojok Seni. Jadi, temen-temen yang memang suka menampilkan kemampuannya di bidang kesenian difasilitasi di tempat ini. Dapat sertifikat, lagi! Waw..!
Sebenarnya masih banyak lagi tempat-tempat yang menjadi base camp siswa-siswi SMA Al-Muttaqin. Di antaranya Masjid Sirajam Munira, Depan WC Ikhwan, Tangga Barat, hingga ruang kantor. Tempat-tempat tersebut memiliki sensasi tersendiri ketika kita diam di sana. Gak percaya? Coba aja..! CaO..!
(Fathan – Qsmart)

2 comments:

ChacaJinKi mengatakan...

waah, kyak'y rameee, skolah d' alqtaz :D

Muhfat Ali mengatakan...

rame dong.. ayo, silahkan masuk ke SMA Al-Muttaqin..! :D

Posting Komentar