Senin, 04 April 2011

Pantaskah Kita (masih) Mengeluh..??




Aduh, kenapa bisa gini sich? Nilai ulangan jeblok, dimarahin guru, dimarahin orang tua, aaaahhh!! Hancur deh!
Haah, kok makannya Cuma pake ini sich?
Huh, kenapa hidungku pesek? Kenapa Allah ngasih hidung gini – gini amat? Kenapa yang lain dikasih hidung yang mancung?
Argh, kenapa aku nggak punya duit? Padahal bnyak banget yang pengen aku beli..

Mungkin serangkaian kata itu yang sering kita lontarkan kepada diri kita sendiri, kepada teman, atau bahkan kepada orangtua kita. Ya, kita sebagai manusia sering sekali merasa tidak puas terhadap apa yang kita dapatkan saat ini. Akibatnya, kita sering sekali mengeluh. Rasa kesal, marah,dan  kecewa harus dilampiaskan. Itulah mengapa kita mengeluh.


Tapi, sadar deh, kita itu Cuma manusia yang bahkan nggak pantes meminta apapun dari Allah SWT. Kenapa? Karena Allah telah memberi segalanya bagi manusia. Coba pikirkan, kita diberi mata untuk melihat, telinga untuk mendengar, Kaki untuk berjalan, hingga Bumi untuk kita tinggali. Kurang apa coba?

Sadar diri deh! Sekarang, coba kita ingat lagi. Kita selalu meminta segalanya kepada Allah SWT. Dan tak jarang, semua tiu Dia berikan kepada kita secara cuma – cuma. Coba pikir, apa yang Allah minta kepada kita? Nggak ada boss!! Allah nggak butuh apa pun dari kita. Kita-lah yang membutuhkan-Nya.
Ingatlah kawan, Allah telah memberi kita banyak hal. Jangan kita takabur dan merasa ini adalah hasil kerja keras kita sendiri. Fabi ayyi a’laa I robbikumaa tukazzibaan?  Maka nikmat Tuhan kamu manakah yang engkau dustakan?

Kita itu manusia. Hanya sebagian kecil dari bumi ini.

Bumi itu planet. Hanya sebagian kecil dari tata surya.

Tata surya itu sistem galaksi. Hanya satu sistem dari milyaran sistem galaksi di galaksi bima sakti ini.
Bima Sakti hanyalah sebuah galaksi. Galaksi ini hanya satu dari jutaan galaksi yang tersebar di alam semesta ini.

Alam semesta, atau alam dunia, hanya satu dari tujuh langit yang dibuat Allah SWT dengan keagungannya. Sebagaimana firman Allah :

“Allah-lah yang menciptakan tujuh langit dan seperti itu pula bumi. Perintah Allah berlaku padanya, agar kamu mengetahui bahwasanya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, dan sesungguhnya Allah ilmu-Nya benar-benar meliputi segala sesuatu. ( Ath-Thalaaq : 12)”

Jadi, Pantaskah kamu mengeluh?
Padahal kamu telah dikaruniai sepasang tangan yang kuat untuk mengubah dunia.

Layakkah kamu berkesah?
Padahal kamu telah dianugerahi kecerdasan yang memungkinkan kamu membenahi sesuatunya.

Apakah kamu bermaksud menyia-nyiakan semua itu, lantas menyingkirkan beban tanggung jawab dari pundakmu?

Jangan! Jangan biarkan semua kekuatan yang ada pada dirimu terjungkal hanya karena kamu berkeluh kesah. Ayo tegarkan hati. Jangan biarkan semangat hilang hanya karena tak tahu apa jawaban atas persoalan kamu.

Jangan biarkan kelelahan menghunjam keunggulanmu. Ambillah nafas dalam-dalam. Tenangkan semua alam raya yang ada dalam benakmu. Lalu temukan lagi secercah sinar dibalik awan galaksi. Dan, mulailah ambil langkah baru. Sesungguhnya, ada orang yang lebih berhak mengeluh dibandingkan kamu. Sayangnya suara mereka parau tak terdengar, karena mereka tak sempat lagi mengeluh. Beban kehidupan yang berat lebih suka mereka jalani dari pada disesali. Jika demikian, apakah kamu lebih suka mengeluh daripada menjalani tantangan hidup? 


Fathan _ Q-Smart

0 comments:

Posting Komentar