Kamis, 22 September 2011

Alhamdulillah, kuliah sudah dimulai di pekan kedua bulan September ini. Sekitar satu pekan yang lalu, ana sudah mulai masuk ke kelas untuk memenuhi jadwal kuliah. Dan memang, dunia perkuliahan ini bisa dibilang cukup berbeda dengan masa-masa SMA yang lampau. Ana pribadi cukup terkejut, walaupun sudah dari tempo hari mempersiapkan diri untuk menghadapi perbedaan-perbedaan itu.

Jadwal kuliah di kelas bisa dibilang sangat sedikit. Sangat sedikit jika dibandingkan dengan masa-masa SMA yang sangat padat. Waktu SMA, ana bisa berangkat dari rumah jam setengah tujuh pagi dan tiba lagi di rumah sekitar jam setengah enam. Hampir dua belas jam. Sedangkan ketika SMA ini, jadwal kuliah sangat kosong.





Hari senin, ana ada jadwal Pengantar Ilmu Politik dari jam sebelas siang sampai jam setengah dua. Kemudian dilanjut dengan jadwal MPKT (Mata kuliah Pengembangan Kepribadian Terpadu) dari jam dua sampai jam setengah empat. Esok harinya libur. Hari selasa samasekali tidak ada jadwal kuliah di kelas untuk anak jurusan Ilmu Politik.

Rabu, ana mulai jam delapan pagi sampai jam setengah sebelas untuk jadwal MPKT. Istirahat sebentar, untuk kemudian masuk ke kelas Hukum dan Pembangunan jam dua siang sampai jam empat. Kamisnya, ana ada jadwal Pengantar Ilmu Sosiologi dari jam delapan pagi hingga jam setengah sebelas. Lalu disambung  MPK Seni - Komik dari jam tiga sore sampai jam empat. Jum'at, hanya ada jadwal MPK Agama dari jam dua siang sampai jam setengah empat sore. Sabtu dan Ahad, jadwal kuliah ana kosong.

Awalnya agak bingung juga menyikapi kegiatan-kegiatan yang kosong itu. Kalau di SMA ana, SMA Al-Muttaqin Fullday School and (dulu sih) Moving Class System Tasikmalaya, kegiatan itu sangat full sampai jam lima sore. Disambung kegiatan mentoring yang tak jarang sampai jam setengah enam. Belum lagi disambung kegiatan-kegiatan ekstra ana seperti misalkan rapat Rohis, rapat OSIS, rapat Jurnalis, rapat kelas, angkatan, atau apa-lah itu, sehingga terkadang ana tiba di rumah sekitar ba'da Isya. Bahkan tidak jarang ana menginap di sekolah ketika OSIS mengadakan kegiatan-kegiatan tertentu.

Disanalah kita harus bisa mengatur waktu dengan bijak. Ana merasa waktu di masa perkuliahan ini masih belum bisa dioptimalkan. Sehingga ana merasa banyak waktu yang terbuang sia-sia. Perlu ada kegiatan untuk mempertahankan trek kita yang sudah terbiasa memiliki kegiatan yang penuh.

Menulis menjadi salah satu 'pelampiasan' ana. Yaa, meskipun belum bisa menghasilkan karya besar untuk dipublikasikan, setidaknya itu menjadi salah satu yang membuat ana merasa tenang dan banyak ide.

Satu lagi yang cukup membuat ana harus beradaptasi dengan baik. Yaitu tugas. Di dunia perkuliahan, meskipun jam belajar di kelas hanya sedikit, tapi tugasnya jauh lebih banyak dari masa SMA. Di sini ana mulai memahami esensi belajar bagi seorang mahasiswa. Disebut 'maha', karena memang sudah lebih bertingkat ketimbang siswa. Di sini seorang mahasiswa harus mulai bisa mandiri. Tidak mengandalkan orang lain, tidak tergantung pada orang lain. Nasib kita, sangat ditentukan oleh usaha kita ketika berada di luar kelas.

Bismillahirrahmanirrahim.

0 comments:

Posting Komentar