Rabu, 15 Agustus 2012

Membentuk Jiwa Pahlawan Indonesia dari Kampus




“Buat apa masuk kampus rakyat, kalau bukan untuk rakyat, apalagi enggan menyebut dirinya bagian dari rakyat!” –Muhammad Adi Nugroho, Wakil Ketua BEM UI 2011

Indonesia butuh pahlawan. Sosok negarawan yang tidak hanya memiliki intelektualitas yang tajam lagi semangat yang menginspirasi dan menggerakkan, namun juga yang terpenting : mereka yang memiliki jiwa yang terhubung dengan semangat masyarakat Indonesia bersama jerit penderitaannya.

Kita butuh sosok pemimpin yang mencintai rakyatnya dengan sederhana. Sesederhana Umar bin Khattab RA. yang seringkali mengenakan baju lusuh dan turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi masyarakatnya.Atau sesemangat Bung Tomo dengan perjuangan pemuda-pemudanya di Surabaya : untuk rakyat Indonesia.

Kecintaan kepada rakyat Indonesia adalah satu hal sederhana yang menjadi sangat dibutuhkan di negeri ini. Satu hal strategis yang digunakan untuk menanamkan kecintaan terhadap negeri dan menanamkan semangat nasionalisme tersebut ditempa di dunia kampus.

Semangat nasionalisme telah menjadi ciri khas bagi pergerakan mahasiswa di Indonesia, terlebih semenjak jatuhnya rezim pemerintahan Orde Baru 14 tahun silam.

Lepas dari wacana tentang bentuk pergerakan mahasiswa kontemporer, pergerakan mahasiswa sejatinya –dan seharusnya– adalah salah satu langkah strategis untuk menanamkan kecintaan para pemuda terdidik yang berstatus mahasiswa tersebut kepada masyarakat Indonesia. Semangat idealisme seharusnya menjadi identitas mahasiswa. Karena dia, idealisme, adalah kemewahan terakhir yang hanya dimiliki oleh pemuda, ungkap Tan Malaka.

Hingga pada akhirnya, kita membentuk Pahlawan Indonesia dari kampus. Bahwa pergerakan mahasiswa adalah kawah pembentukan semangat nasionalisme bagi pemuda Indonesia. Maka biarlah ia, pergerakan mahasiswa, menjadi jembatan yang mengantarkan jiwa anak-anak yang diharapkan ini untuk tetap tersambung dengan jiwa mereka : Rakyat Indonesia. Hidup, Mahasiswa!

Muhammad Fathan Mubina, Mahasiswa Ilmu Politik 2011 Peserta PPSDMS Nurul Fikri Regional 1 Jakarta Putra

0 comments:

Posting Komentar