Kamis, 10 Januari 2013

Membersihkan Jakarta, Bersama-Sama!


Dimuat di MediaIndonesia.com pada tanggal 3 November 2012

http://www.thejakartapost.com/files/images2/JOKOWI-1.jpg

Hari ini adalah beberapa hari setelah resmi dilantiknya sepasang pemimpin baru Provinsi DKI Jakarta. Jokowi dan Ahok, kedua pemimpin baru Jakarta yang dilantik bersama dengan harapan-harapan baru dari masyarakat Ibukota. Secercah harapan tiba ketika Gubernur dan Wakil Gubernur tersebut berani untuk turun ke lapangan secara langsung dan melihat kondisi masyarakat yang telah mempercayakan Jakarta ke tangan mereka. Secercah harapan bahwa Jakarta bisa menjadi lebih baik di tangan mereka berdua.


Membersihkan Jakarta bukanlah hal yang mudah, ia tidak semudah membalikkan telapak tangan. Itu seharusnya disadari betul oleh Jokowi dan Ahok, sebagai sosok sentral ‘pembersih’ Jakarta dari segala masalahnya ini. Namun tidak hanya mereka, kesadaran itu pula yang seharusnya dimiliki oleh warga Jakarta. Jakarta di hari ini sudah berkembang dengan segala jenis permasalahannya. Masalah yang ada di Jakarta ini sangatlah kompleks dan rumit. Maka warga Jakarta seharusnya menyadari bahwa Jokowi-Ahok akan sangat membutuhkan bantuan mereka untuk membuat Jakarta Baru, Jakarta yang lebih bersih.

Warga Jakarta boleh saja menaruh harapan yang sangat besar kepada kedua pemimpin barunya, tapi tidak lantas kemudian berhenti sampai di situ saja. Tidak akan ada bedanya Jokowi-Ahok dengan Gubernur-gubernur Jakarta sebelumnya jika ternyata sikap warganya masih sama saja : mencari-cari celah pelanggaran, tidak disiplin, melalaikan hal-hal yang kecil, dan lain sebagainya. Tidak bisa kita memilih seorang pemimpin lalu benar-benar menyerahkan semuanya kepada pemimpin tersebut. Ada tanggungjawab kepengikutan.

Banyak orang terlena dengan kepemimpinan yang baik, namun terkadang lupa terhadap konsepsi kepengikutan yang baik. Pemimpin yang baik harus diiringi juga oleh pengikut yang baik untuk dapat menghasilkan perubahan yang lebih baik tentunya. Itulah yang harus benar-benar terjadi di Jakarta, untuk dapat membebaskan diri dari segala permasalahan ibukota yang semakin waktu semakin rumit saja.

Pada akhirnya membersihkan Jakarta bukan hanya tugas dari Jokowi-Ahok belaka. Bukan hanya tugas dari pemerintahnya saja. Membersihkan Jakarta adalah tugas dari seluruh orang yang ada di Jakarta. Mulai dari hal yang sederhana, lalu biarkan itu menjadi paradigma, bahwa masalah ini adalah masalah kita juga. Membersihkan Jakarta, adalah tugas kita bersama.
Muhammad Fathan Mubina

0 comments:

Posting Komentar